Task

Task 1

Seorang Anak Cacat Fisik Menjadi Orang Sukses!


Seorang Ibu yang melahirkan anak cacat fisik. Ibu itu bernama Carole Foppe dan anaknya bernama Jhon Foppe. Jhon Foppe adalah guru yang menderita cacat fisik (tanpa lengan). Tetapi, hal itu tidak mematahkan semangat hidup John. 
Ibunya membuat aturan agar John bisa mandiri, yaitu "tidak boleh ada orang yang membantu John melakukan aktivitasnya". Ia melakukan semua aktivitasnya dengan 'kaki' mulai dari melukis, memasak, bahkan mengemudi. Keluarganya pun sangat bangga dengan keberhasilan John menjadi guru yang sukses. 
Seorang Anak Yang Cacat Fisik Menjadi Orang Sukses, cerita tersebut mengajarkan kita, orang yang cacat fisik pun dapat menjadi orang yang sukses, bagaimana dengan kita sendiri yang sempurna? Semua dapat terwujud jika mau berusaha dengan sungguh – sungguh.

Task 2

1. Militer


Teknologi informasi tidak hanya dipakai di bidang industri ataupun ekonomi, tetapi juga di bidang militer dengan implikasi yang sangat luas pada implementasinya terutama dalam perumusan strategi.
Kemajuan pesat teknologi informasi secara khusus diimplementasikan dalam konsep yang disebut Perang Informasi (Information Warfare), yang menjadi landasan penting bagi pengembangan doktrin militer di masa datang. Dengan demikian teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap perubahan strategi militer. Hal ini bisa dilihat dari dua sisi. Pertama, dari sisi komandan, Teknologi Informasi dapat membantu menyediakan informasi potensial lebih cepat dan banyak melalui rantai komando dan pengendalian untuk mempercepat pengambilan keputusan. Kedua, dari sisi kemampuan pasukan, Teknologi Informasi memungkinkan pasukan mendapat informasi pada waktu dan tempat yang tepat, sehingga akan mengurangi apa yang oleh Clausewitz disebut "kabut perang", dan juga membuat pasukan menjadi lebih fleksibel.

2. Pendidikan


Pengaruh globalisasi semakin terasa dengan semakin banyaknya saluran informasi dalam berbagai bentuk seperti elektronik maupun non elektronik seperti surat kabar, majalah, radio, TV, telepon, fax, komputer, internet, satelit komunikasi dan sebagainya. Teknologi komunikasi dan informasi yang terus berkembang cenderung akan mempengaruhi segenap bidang kehidupan temasuk bidang pendidikan dan pelatihan yang akan semakin banyak diwarnai oleh teknologi komunikasi dan informasi. Secara khusus untuk pendidikan dan pelatihan akan dirasakan adanya kecendrungan (a) bergesernya pendidikan dan pelatihan dari sistem berorientasi pada guru/dosen/lembaga ke sistem yang berorientasi pada siswa/mahasiswa/peserta didik. (b) tumbuh dan makin memasyarakatnya pendidikan terbuka/jarak jauh. (c) semakin banyaknya pilihan sumber belajar yang tersedia. (d) diperlukannya standar kualitas global dalam rangka persaingan global dan (e) semakin diperlukannya pendidikan sepanjang hayat (life long learning). Aplikasi teknologi komunikasi dan informasi telah memungkinkan terciptanya lingkungan belajar global yang berhubungan dengan jaringan yang menempatkan siswa di tengah-tengah proses pembelajaran, dikelilingi oleh berbagai sumber belajar dan layanan belajar elektronik. Untuk itu, sistem pendidikan konvensional seharusnya menunjukkan sikap yang bersahabat dengan alternatif cara belajar yang baru yang sarat dengan teknologi.
Masalah utama yang dihadapi bangsa kita, khususnya dalam bidang pendidikan dalam menghadapi era globalisasi (terutama pasar global) adalah rendahnya tingkat kualitas sumber daya manusia. Kecenderungan ini menuntut kita agar lebih proaktif dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kerja di dalam bidang pendidikan, hanya dengan tingkat kemampuan profesionalisme yang handal, dapat mempengaruhi budaya pendidikan dari manajemen sumber daya manusia yang tradisional menuju manajemen yang lebih modern.

3. Kesehatan


Penerapan TIK dalam bidang kesehatan telah mengubah pola juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien, yaitu dengan sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.


4. Perdagangan


Electroniccomerce (E-Comerce) atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi terutama internet. internet memungkinkan orang atau organisasi yang berada pada jarak yang jauh dapat saling berkomunikasi dengan biaya murah. Hal ini  kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan.

5. Otomotif

Pesawat-pesawat di buat dari kerangka body, mesin, peralatan elektronik di pabrik dengan bantuan robot yang dikendalikan oleh komputer dengan leih akurat. Dengan bantuan komputer dan teknologi lainnya, pabrik-pabrik otomotif bisa memproduksi pesawat dalam jumlah ratusan pertahun, yang tidak mungkin dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia.

Task 3

Materi Dampak Perkembangan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi

  1. Jelaskan pentingnya etika dalam teknologi informasi!
  2. Berikan contoh perbuatan yang tidak etis dalam penerapan atau penggunaan teknologi informasi.
  3. Jelaskan mengenai penanganan agar etika diperhatikan oleh setiap pengguna.
  4. Jelaskan jenis-jenis perbuatan yang melanggar privasi, yang senantiasa dilakukan oleh beberapa perusahaan.
  5. Berikan contoh teknologi yang dapat menjaga privasi seseorang dalam dunia TI.


1. Pentingnya Etika di Dunia Informasi Teknologi

Pada perkembangannnya, beberapa faktor negatif terjadi berkaitan dengan penggunaan sistem informasi oleh manusia, mengingat dalam menggunakan komputer, pengguna berhubungan dengan sesuatu yang tidak tampak yaitu bit-bit. Dibalik kecepatan, kecermatan dan keotomatisan dalam memproses pekerjaan, ternyata teknologi informasi memuat dilema-dilema etis sebagai akibat sampingan dari adanya unsur manusia sebagai pembuat, operator dan sekaligus penggunanya.

3. Etika dalam Penggunaan TIK

A. Pengertian Etika Dalam penggunaan TIK

Etika bermakna sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) mengenai benar salah tentang hak dan kewajiban yang di anut oleh suatu golongan atau masyarakat. TIK dalam kontek yang lebih luas, merangkum semua aspek yang berhubungan dengan mesin (komputer dan telekomunikasi) dan teknik yang digunakan untuk menangkap (mengumpulkan), meyimpam, memanipulasi, menghantarkan dan menampilkan suatu bentuk informasi. komputer yang mengendalikan semua bentuk ide dan informasi memainkan peranan penting dalam pengumpulan, penrosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi suara, gambar, teks dan angka yang berasaskan mikroelektronik. Teknologi informasi bermakna menggabungkan bidang teknologi seperti komputer, telekomunikasi dan elektronik dan bidang informasi seperti data, fakta dan proses.

Untuk menerapkan etika TIK di perlukan terlebih dahulu mengenal dan memaknai prinsip yang terkandung di dalam TIK di antaranya adalah: 
Sesuaikan teknologi informasi terhadap manusia: seharusnya teknologi informasi dapat mendukung segala aktivitas manusia yang harus menyesuaikan teknologi informasi.

B. Etika dalam penggunaan TIK

Dalam beberapa aspek TIK ada kaitan erat dengan etika profesi, keterhubungan tersebut terutama dalam memahami dan menghormati budaya kerja yang ada, memahami profesi dan jabatan, memahami peraturan perusahaan dan organisasi, dan memhami hukum. Etika profesi yang juga harus di pahami adalah kode etik dalam bidang TIK, dimanapun pengguna harus mampu memilih sebuah program ataupun software yang akan mereka gunakan apakah legal atau illegal, karena program atau sisten operasi apapun digunakan selalu ada aturan penggunaan atau license agreement.
Terkait dengan bidang hukum, maka pengguna harus mengetahui undang – undang yang membahas tentang HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan pasal – pasal yang membahas hal tersebut. Hukum Hak Cipta bertujuan melindungi hak pembuat dalm menistribusikan, menjual, atau membuat turunan dari karya tersebut. Pelindungan yang didapatkan oleh pembuat (author) pelindongan terhadap penjiplakkan (plagiat) oleh orang lain .hak cipta sering di asosiasikan sebagai jual beli lisensi, namun distribusi hak cipta tersebut tidak hanya dalam konteks jual beli , sebab bisa saja seorang pembuat karya membuat pernyataan bahwa hasil karyanya bebas si pakai dan didistribusikan dan redistribusi mengacu pada aturan open source.

C. Etika TIK Dalam Pendidikan

Dunia pendidikan tidak terlepas dari imbasnya etika dalam penggunaaan TIK karena dalam dunia pendidikan sebagai lembaga kedua terbesar dalam penggunaan aplikasi TIK sesudah dunia bisnis dan hiburan.

1. Dunia Pendidikan sebagai Sumber Etika dan Penjaga Moral

Isu pokok etika dan moral dalam dunia pendidikan dititik beratkan karena fungsi dan tujuan pendidikan adalah untuk mengantarkan manusia menuju peradaban yang lebih baik dan maju. Peradaban informasi yang sekarang begitu esat memerlukan sentuhan etika dan moral karena penyalahguanaan teknologi informasi akan mengakibatkan kerugian yang besar bahkan lebih besar dibandingkan kerugian materi. Dunia pendidikan harus member contoh yang baik dalam mendidik dan mensosialisasikan penggunaan hukum dan aturan yang telah ditetapkan serta menghormati HAKI.
Dalam menghadapi akses informasi tantangn yang dihadapi dunia pendidikan perlu pandai menyaring (memfilter) agar mampu menjamin dan memdapatkan informasi yan berkualitas. Ada sebuah pemikiran bahwa sebuah penanggulangan dalam isu ini bahwa dunia pendidikan harus mengemas suatu etika dan moral dalam pembelajaran atau mata kuliah TIK.
4. Jenis-jenis perbuatan yang melanggar privasi, yang senantiasa dilakukan oleh beberapa perusahaan.Sering mencari tahu tentang perusahaan lain dan melakukan hal-hal yang buruk.
5. Berikan contoh teknologi yang dapat menjaga privasi seseorang dalam dunia TI. E-mail dapat menjaga privasi, karna hanya ditujukan ke orang-orang yang kita kenal.

1. Tujuan teknologi informasi :memberikan kepada manusia untuk menyelesaikan masalah, menghasilkan kreatifitas, membuat manusia lebih berkaria jika tanpa menggunakan teknologi informasi dan aktivitasnya.

2. Contoh Perbuatan yang Tidak Etis Dalam Penggunaan Teknologi Informasi.

Prinsip High Tech High Touch: jangan memiliki ketergantungan terhadap teknologi tercanggih tetapi lebih penting adalah meningkatkan kemampuan aspek "high touch" yaitu “manusia”.
- Membuka situs-situs yang tidak baik/porno
- Menjelek-jelakan orang di akun-akun sosial

Task 4

Experience!

(sewaktu kelas 7) - Hari Kamis, kami sekelas diajak oleh Pak Marlan untuk membersihkan Ruang Recycle, Ruang Kojitakakura, dll. Entahlah, bukannya membersihkan ruang tersebut kami malah asik bermain, bercanda, dan berfoto hahaha. 
Tanpa basa-basi langsung aja yuk, liat foto ini! 


Task 5

 Fungsi Ctrl dan Fungsi Alt
Ctrl

Ctrl + A = Memblock semua tulisan
Ctrl + E = Centered
Ctrl + L = Align Lift
Ctrl + R = Align Right
Ctrl + S = Save
Ctrl + X = Cut
Ctrl + P = Print
Ctrl + N = Document baru
Ctrl + O = Open document
Ctrl + W = Menutup document
Ctrl + F = Mencari teks
Ctrl + G = Perintah menuju area
Ctrl + X = Perintah memotong data
Ctrl + Y = Perintah pembatalan
Ctrl + Z = Perintah menuju kondisi sebelumnya
Ctrl + C = Perintah menyalin data
Ctrl + V = Perintah meletakkan hasil copy dan cut
Ctrl + 1 = Perintah memformat data pada cell
Ctrl + B = Menebalkan tulisan
Ctrl + I = Memiringkan tulisan
Ctrl + U = Memberi Garis bawah tunggal
Ctrl + D = Memberi gari bawah ganda

Alt

Alt + F = Sub menu file (Esc 2x = Menutup sub menu file)
Alt + E = Sub menu edit (Esc 2x = Menutup sub menu edit)
Alt + I = Sub menu Insert (Esc 2x = Menutup sub menu insert)
Alt + O = Sub menu Format (Esc 2x = Menutup sub menu format)
Alt + A = Sub menu Table (Esc 2x = Menutup sub menu table)
Alt + T = Sub menu tools (Esc 2x = Menutup sub menu tools)
Alt + W = Sub menu windows (Esc 2x = Menutup sub menu windows)
Alt + H = Sub menu Help (Esc 2x = Menutup sub menu help)
Alt + F4 = Open office, Save, Discard
Alt + O - Alt + C - Alt + U = Semua huruf menjadi kapital
Alt + O - Alt + C - Alt + L = Semua huruf menjadi kecil

Task 6

Menggunakan Menu dan Ikon Pada Perangkat Lunak Pengolah Kata

A. Kompetensi Dasar: Membuat Dokumen Pengolah Kata Sederhana


B. Indikator           : - Menggunakan menu dan ikon pada:
                                - Membuat dokumen baru dengan format teks dan effect text
                                - Melakukan edit teks pada dokumen sesuai dengan kebutuhan pengeditan
                                - Mengatur format paragraph
                                - Menyisipkan Objek (Picture,Wordart, Autoshapes, Table dan File)
                                - Mengatur format halaman
                                - Mencetak dokumen
                                - Membuat dokumen baru


C. Materi Pokok   : - Membuat dokumen baru
                                 - Membuat dokumen baru dengan format teks dan effect text
                                 - Melakukan edit teks pada dokumen sesuai dengan kebutuhan pengeditan
                                 - Mengatur format parahraph
                                 - Menyisipkan Objek (picture, Wordart, Autoshapes, Table dan File)